UBC

BANGUNAN KAYU TERTINGGI DIDUNIA

Posted on Leave a commentPosted in Akademik, Divisi Eksternal, EKSTERNAL, IPB, Kajian, RDBK

University of British Columbia di Kanada saat ini sudah selesai membangunan kayu tertinggi di dunia (saat ini) jika nanti selesai pada sekitar akhir tahun kemarin (musim gugur tahun 2017).

Bangunan ini merupakan bangunan 18 lantai untuk tempat tinggal mahasiswa di University of British Columbia.

Diharapakan akan dapat menampung 404 mahasiswa dalam kamar apartemen tipe studio sebanyak 272 unit.

Jumlah 404 mahasiswa untuk tinggal di gedung ini masih dibawah daya tampung yang diperlukan. Ada 10 ribu mahasiswa saat ini tinggal di lingkungan kampus. Kampus seperti kota tersendiri.

Apa Kelebihan dengan Struktur Kayu ini?

Apa Improvisasi yang diterapkan?

Ada banyak hal yang menarik dari gedung ini. Material utama kayu dengan jenis kayu pengolahan yang khusus ditambah sistem sambungan struktur yang menggunakan logam membuat gedung ini ringan dan diperkirakan akan tahan api sekaligus gempa.

Pengujian bahan bangunan ternyata melewati persyaratan dengan kinerja yang lebih baik/lebih kuat dari baja dan beton.

Pembuatan gedung dengan bahan utama kayu ini juga ternyata lebih cepat dari perkiraan semula.

Mungkin tipe gedung ini yang cocok bagi Indonesia di daerah gempa dan merupakan penghasil kayu yang melimpah.

Bisa dimulai dengan gedung rendah dan landmark khusus untuk perkenalan, mungkin pemerintah bisa mendorong kreatifitas perkembangan bahan bangunan dan arsitek.

Sebagai catatan tambahan ternyata gedung ini dianggap ramah lingkungan dengan estimasi setara dengan emisi karbon 511 mobil selama setahun di jalan tol.

Sumber : https://lembar.info/id/bangunan-kayu-tertinggi-di-dunia-akan-selesai-2017/UBC 2

Share/Bookmark
3

SELAMAT ATAS TERPILIHNYA SEBAGAI DUTA LINGKUNGAN FAHUTAN 2018

Posted on Leave a commentPosted in Berita, IPB, IPB, Kampus, Pengumunan

Hai wooders, tau kan baru saja ada pemilihan duta lingkungan IPB dari BEM KM IPB.

Nah, siapa sih duta lingkungan yang terpilih untuk Fakultas kehutanan.
Dari DHH loh, selamat kepada Firman Muliana dan Deasy Ramatia sebagai duta lingkungan Fakultas Kehutanan IPB 2018.

Semoga bisa menjaga amanah dan nama baik Fahutan dan Himasiltan. Semangaaaattt..

#Himasiltan #Kamisiap3 nfirman

1

HARI RAYA NYEPI

Posted on Leave a commentPosted in Akademik, Divisi Eksternal, IPB, Kampus, Pengumunan

Nyepi berasal dari kata sepi (sunyi, senyap). Hari Raya Nyepi sebenarnya merupakan perayaan Tahun Baru Hindu berdasarkan penanggalan/kalender caka, yang dimulai sejak tahun 78 Masehi. Tidak seperti perayaan tahun baru Masehi, Tahun Baru Saka di Bali dimulai dengan menyepi. Tidak ada aktivitas seperti biasa. Semua kegiatan ditiadakan, termasuk pelayanan umum, seperti Bandar Udara Internasional pun tutup, namun tidak untuk rumah sakit.

Tujuan utama Hari Raya Nyepi adalah memohon ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa, untuk menyucikan Bhuana Alit (alam manusia/microcosmos) dan Bhuana Agung/macrocosmos (alam semesta). Sebelum Hari Raya Nyepi, terdapat beberapa rangkaian upacara yang dilakukan umat Hindu, khususnya di daerah Bali.

2

HBR

HARI BAKTI RIMBAWAN

Posted on Leave a commentPosted in Agenda, Berita, Divisi Eksternal, EKSTERNAL, IPB, IPB, Pengumunan


Hai wooders, tau ga hari ini adalah Hari Bakti Rimbawan yang selalu diperingati pada tanggal 16 Maret.

Kira – kira apa aja yang udah kita lakukan untuk rimba kita ini? nah perlu kita renungkan juga bahwa para mahasiswa hasil hutan ini perlu mempelajari prinsip konservasi, agar menjadi Mahasiswa hasil hutan yang konservasionis.

Perlu diketahui juga kegiatan mahasiswa hasil hutan untuk membuat subtitusi dari kayu bulat yang bisa berupa papan partikel, papan komposit, dan sebagainya merupakan salah satu kegiatan konservasi lo dan bisa dikatakan itu juga merupakan bakti kita pada rimba kita yang asri ini.

Kira – kira himasiltan ngadain kegiatan apa aja ya buat memperingati ini, nah salah satunya adalah pada 18 Maret 2018 Himasiltan bekerjasama dengan Asrama Sylvapinus IPB akan mendirikan lapak cinta lingkungan nih di Taman Sempur mulai jam 06.00 sampai 11.00. Penasaran yuk datang ke stand Bogor Green Sound for The Earth (BGSE) Asrama Sylvapinus IPB. Tunggu kegiatan Himasiltan selanjutnya.

#Himasiltan #Kamisiap

HBR 2

piala

APRESIASI KERJA DIVISI KEWIRAUSAHAAN

Posted on 2 CommentsPosted in Divisi Eksternal, IPB, Kewirausahaan

Hai wooders.. Tau ga kalau ada salah satu divisi di Himasiltan yang selalu bekerja keras mencari nafkah? :p

Benar sekali, divisi kewirausahaan merupakan divisi dari orang – orang pekerja keras. Alhamdulillah, divisi kewirausahaan telah menyelesaikan piala untuk Forester Cup. Banyaknya 138 piala, banyak kan. Bagi yang udah penasaran untuk memegang pialanya jangan lupa hadir di penutupan Forester Cup ya. Acaranya besok tanggal 16 Maret 2018 di lapangan RSS Fahutan.

Bagaimana bentuknya? yuk simak dokumentasinya.

piala IGn609870 609873

SVLK 1

APA ITU SVLK?

Posted on Leave a commentPosted in Akademik, Berita, EKSTERNAL, IPB, Kajian, Kampus, MINAT

Hai wooders, apakah kalian sudah tahu apa itu svlk?

Sistem Verifikasi Legalitas Kayu atau SVLK berfungsi untuk memastikan produk kayu dan bahan bakunya diperoleh atau berasal dari sumber yang asal-usulnya dan pengelolaannya memenuhi aspek legalitas. Kayu disebut legal bila asal-usul kayu, izin penebangan, sistem dan prosedur penebangan, pengangkutan, pengolahan, dan perdagangan atau pemindahtanganannya dapat dibuktikan memenuhi semua persyaratan legal yang berlaku. SVLK disusun bersama oleh sejumlah pihak (parapihak). SVLK memuat standar, kriteria, indikator, verifier, metode verifikasi, dan norma penilaian yang disepakati parapihak.

Pemerintah RI menerapkan SVLK untuk memastikan agar semua produk kayu yang beredar dan diperdagangkan di Indonesia memiliki status legalitas yang meyakinkan. Dengan SVLK, konsumen di luar negeri pun tak perlu lagi meragukan legalitas kayu yang berasal dari Indonesia. Dengan SVLK, para petani dari hutan rakyat dan masyarakat adat dapat menaikkan posisi tawar dan tak perlu risau hasil kayunya diragukan keabsahannya ketika mengangkut kayu untuk dijual. Para produsen mebel yakin akan legalitas sumber bahan baku kayunya sehingga lebih mudah meyakinkan para pembelinya di luar negeri. Indonesia memberlakukan langkah bertahap dalam penerapan SVLK. Ini sebagai langkah awal yang harus menunjukkan sertifikat legalitas sebelum menuju ke sertifikat pengelolaan hutan lestari (sustainability).

SVLK mulai berlaku pada Juni 2009 sejak Pemerintah RI menerbitkan Peraturan Menteri Kehutanan No. P.38/Menhut-II/2009 . Itu terjadi ketika Menteri Kehutanan pada saat itu, MS Kaban, menyetujui dan mengadopsi usulan parapihak menjadi mandatory Standar dan Pedoman Pelaksanaan Penilaian Kinerja Pengelolaan Hutan Lestari (PHPL) dan Verifikasi Legalitas Kayu (VLK). Dalam perjalanannya SVLK terus disempurnakan dengan revisi P.38/Menhut-II/2009 menjadi Permenhut No. P.68/Menhut-II/2011 dan ditambah revisi Permenhut No. P.45/Menhut-II/2012 serta Permenhut No. P.42/Menhut-II/2013 . Tuntutan tentang legalitas produk dan bahan kayu sebenarnya bukan hal baru. SVLK hadir sebagai sebuah sistem yang bersifat wajib untuk memastikan dipenuhinya semua peraturan terkait dengan peredaran dan perdagangan kayu di Indonesia. Dan untuk perdagangan keluar/izin ekspor produk kayu salah satunya mensyaratkan penggunaan Dokumen V-Legal (Verified Legal), seperti disyaratkan pada Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 64/M-DAG/PER/2012 .

Standar legalitas SVLK diterapkan di :

  • Hutan negara yang dikelola oleh BUMN, BUMD, dan swasta, termasuk di dalamnya pemegang IUPHHK Hutan Alam, IUPHHK Hutan Tanaman.
  • Hutan negara yang dikelola masyarakat, termasuk di dalamnya: hutan kemasyarakatan (HKm), hutan desa, hutan adat, hutan tanaman rakyat (HTR).
  • Hutan negara yang tak berbasis unit manajemen, termasuk di dalamnya pemegang izin pemanfaatan kayu.
  • Hutan hak/hutan rakyat/hutan milik dan areal non-hutan.

Sumber : http://silk.dephut.go.id/

SVLK 2

IAC 3

SEMANGAT BERJUANG KONTINGEN IAC DHH

Posted on Leave a commentPosted in Kampus

Hai wooders.. Tau ga siapa aja anah DHH yang maju menjadi perwakilan kontingen Fahutan untuk ke IPB Art Contest.

Kasih semangat yuk guys ke mereka semua, semoga mereka mendapatkan hasil yang terbaik, dan semoga Fahutan dapat menjadi juara umum IAC ya.. aamiin..

Penasaran ya siapa aja nama namanya.. Yuk simak di bawah ini:

Sarah Lucia Dolorosa Zega
Ricky Donli Sinaga
Alvin Muhammad Savero
Rizky Hidayatullah
Adi Supriyanto
Sri Ramadhani
Irma Wahyuningtyas
Vebriyan Fitri Rahmat Tika
Zahra Khairunnisa
Firya Rahmillah Putri
Wiqoyah Suhailiyah
Nurwinda
Salman Arib Rozan
M. Nugroho Fihifdhillah
Anisa Dwi Putri
Diyanti

Selain itu juga akan ada pelepasan kontingen OMI dan IAC pada:
Rabu, 14 Maret 2018
⏰ 11.30 – selesai
Auditorium Sylva Pertamina

IAC 2nama